1) Pengertian Prinsip – prinsip Dasar Animasi
Kelahiran animasi sudah dimulai
sejak jaman batu yaitu lebih dari 15000 tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan
dengan ditemukannya lukisan dan cerita bergambar pada dinding gua jaman paleolitikum.
Berabad-abad kemudian perkembangan cerita bergambar sampai pada bangsa Mesir
kuno yaitu pada tahun 2000 SM yang sering sekali menggambar subjek yang
diceritakan dalam bentuk pergerakan. Salah satu gambar yang ditemukan adalah
beberapa gambar posisi gulat pada jaman Mesir. Kebiasaan menggambar ini juga
diikuti oleh bangsa Yunani dan Romawi. Perkembangan cerita bergambar pada jaman
kuno inilah yang merupakan cikal bakal teknik animasi jaman sekarang.
Pada tahun 1914, Winsor McCay membuat
animasi bernama Gertie the Dinosaur. Pada tahun berikutnya Otto Mesmer
membuat animasi bisu dengan plot cerita terkenal yaitu Felix the Cat.
Pelopor dunia animasi adalah Walt
Disney dan Roy Disney. Pada tahun 1923 mereka membuat animasi fantasi
disertai iringan musik dengan tokoh kartun seekor tikus bernama Mortimer,
sebuah tokoh cikal bakal Mickey Mouse. Setelah sukses dalam menghidupkan Mickey
Mouse mereka membuat animasi "White snow and seven dwarfs"
dan berbagai animasi lainnya yang sukses sampai sekarang dinaungi oleh Pixar
Animation.
Animasi mampu menyampaikan suatu konsep yang kompleks menjadi menarik secara
visual dan juga dinamik sehingga animasi terus berkembang hingga saat ini.
Untuk menjadi sebuah animasi yang menarik secara visual maka muncul teori yang
dinamakan Prinsip – prinsip Animasi.
Prinsip – prinsip
Animasi di gunakan para animator sebagai pakem atau pedoman utama Gambar
bergerak menjadi lebih hidup. Secara sederhana prinsip kerja animasi adalah dengan: Menumpuk
beberapa gambar secara bergantian dan berurutan Contoh:
Prinsip kerja animasi dengan menumpuk beberapa gambar secara
berurutan dalam tempo yang cepat. Gambar akan ditampilkan mulai dari urutan
pertama sampai terakhir sehingga seolah olah gambar yang ada misalnya gambar
bola bergerak dari bawah keatas. Kecepatan gerak bola tergantung pada delay
antar gambar. Semakin kecil delay maka akan semakin cepat
pula gerakan bola itu. Langkah ini juga merupakan cara pembuatan kartun-kartun
klasik.
Maka secara umum prinsip dasar animasi adalah Prinsip-prinsip yang digunakan
seorang animator untuk mengetahui dan memahami bagaimana sebuah animasi dibuat
sedemikian rupa sehingga didapatkan hasil animasi yang menarik, dinamis dan
tidak membosankan. Prinsip dasar ini animasi ini sebenarnya paling pas
digunakan untuk animasi kartun.
Dua
orang animator profesional Thomas dan Ollie Johnston memberikan 12 prinsip animasi yang di adopsi dari
animasi produksi Walt Disney.
Merekalah yang merumuskan kedua belas prinsip animasi tersebut. 12 prinsip
dasar animasi ini diciptakan pada tahun 1930, dan dikenalkan pertama kali pada
tahun 1981 lewat buku mereka The
Illusion of Life: Disney Animation. Munculnya 12 prinsip animasi karena
dapat menciptakan hasil animasi yang menarik, dinamis dan tidak membosankan.
Prinsip animasi tersebut diciptakan atas dasar sebagai teori dasar yang
bersifat wajib dimiliki dan dikuasai oleh para animator untuk menghidupkan
karakter animasinya. Selain itu juga untuk menunjukkan suatu ekspresi dan
kepribadian suatu karakter. Fungsi dari prinsip animasi itu sendiri adalah
supaya setiap animasi yang dibuat terlihat menarik, dramatis dan dengan gerakan
yang alami (realistis).
2) Pentingnya Prinsip Dasar Animasi
Awal mula
perkembangan animasi dipengaruhi oleh keberadaan komik-komiknya.
Seperti di Perancis dan Swedia yang terkenal dengan komik Doc Martin dan Tintin. Perkembangan komik
yang sedemikian pesat telah melahirkan banyak tokoh-tokoh kartun eropa
terkenal, diantaranya selain Doc Martin dan Tintin adalah Asterix dab Obelix,
Johan dan Pirlouit, steven sterk, Lucky Lucke,
Smurf, dll
Karakter komik tersebut
akan menjadi lebih menarik ketika gambar-gambar ini disuguhkan dengan
kemampuannya untuk dapat bergerak. Animasi merupakan serangkaian gambar yang
bergerak. Pengaruh yang ia berikan akan menjadi semakin besar dibandingkan
kemampuannya ketika ia statis sebagai gambar biasa. Penyampaian informasi
menggunakan animasi juga dapat dimanipulasi sedemikian rupa hingga pesan yang
ingin disampaikan dapat dimengerti oleh khalayak umum ataupun dibuat khusus
sehingga hanya dapat dimengerti oleh mereka dengan pendidikan tertentu.
Dengan Prinsip
dasar tersebut Animasi mampu
menyampaikan suatu konsep yang kompleks menjadi menarik secara visual dan juga
dinamik sehingga animasi terus berkembang hingga saat ini.
3)
Mengetahui Konsep
Dasar Prinsip Animasi
Keinginan manusia untuk membuat gambar yang hidup dan
bergerak sebagai bentuk dari pengungkapan (expression) mereka. Hal ini adalah yang mendasari munculnya 12 Prinsip
Animasi. Konsep
utama yang Mendasari Teori Prinsip
– prinsip Animasi adalah fenomena kelemahan mata manusia yang disebut : persistance
of vision (pola penglihatan yang teratur). Paul Roget, Joseph Plateau
dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil
membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada
tenggang waktu tertentu sebagai sebuah pola.






0 komentar:
Posting Komentar